Thursday, April 20, 2017

CLOSE TO US


JPCC Sunday | 12 Maret 2017
By : Ps. Alvi Radjagukguk
Alive | Led By Holy Spirit
Close To Us
____________________
Khotbah : 


Dalam kehidupan ini ada 2 Kemungkinan yang bisa kita rasakan yaitu hidup yang dipimpin oleh daging atau dipimpin oleh Roh Kudus.

Galatia 5:16-17
(16) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
(17) Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging karena keduanya bertentangan sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.


Dalam surat diatas menerangkan bahwa kita tidak bisa hidup sesuka hati kita. Untuk memiliki hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus prosesnya tidak alami, itu sebabnya kita perlu Roh Kudus untuk memampukan kita. 

Spirit gives us desire that are opposites that what the sinful nature desires (NLT). Inti nya adalah melakukan apa yang benar dan bukan apa yang nyaman. Pertanyaannya adalah maukah kita taat terhadap pimpinan Roh Kudus?

Yohanes 16:7,13-14
(7)Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
(13) Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
(14) Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.


             "Firman Tuhan + Roh Kebenaran = seluruh Kebenaran"

Hidup yang hanya sekedar tahu Firman Tuhan tapi tidak di pimpin oleh Roh Kudus maka itu tidak akan mengubah hidup kita. Kita harus menerapkan / mengaplikasikan Firman Tuhan dan kebenaran yang kita pelajari. Sebaliknya kalau kita hidup oleh Roh Kebenaran tapi tidak cinta akan Firman Tuhan maka kita juga bisa hidup sesat.

Yohanes 14:16-17
(16) Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
(17) yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.


Penolong parakletos, para : sangat dekat, kaleo : dipanggil.
Roh kudus dipanggil oleh Allah Bapa untuk menjadi sangat dekat dengan kita sehingga hidup kita  bisa dipimpin oleh Roh kebenaran.

Yohanes 14:26
(26) tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.


Berikut ini addalah 9 fungsi Roh Kudus yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari :
1. Mengajarkan segala sesuatu
2. Mengingatkan Firman Tuhan
3. Menolong
4. Menghibur
5. Membela
6. Menjadi perantara
7. Menasehati
8. Menguatkan
9. Menyertai

Tuhan tahu segala keterbatasan kita, makanya Dia berikan seorang pribadi yang sangat dekat dengan kita. Tapi tidak secara otomatis hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus. Tergantung dari seberapa besar nya  kita mau dipimpin oleh Roh Kudus, itu akan sangat tergantung kepada PENGENALAN kita akan Roh Kudus.
Roh Kudus bukan sebuah Force / Influence. Pengenalan akan Roh Kudus akan membawa kecintaan kepada Roh Kudus, kemudian akan membawa kerelaan untuk dipimpin oleh Roh Kudus. Sebagai contoh kalau kita cinta sama orang, biasanya kita akan lebih rela untuk dikasih tahu sama orang yang kita cinta.

Mengenal ginosko, tahu, mengerti, mempelajari, bersetubuh, mengakui. Roh Kudus akan diam, bahasa aslinya meno artinya dia akan menetap, hidup, bertekun, dan menunggu. Kamu bergaul akrab dengan Roh Kudus, sebab Ia sangat dekat denganmu dan akan bertekun menunggumu, serta hidup dalam kamu. 

Bagaimana kita membangun kedekatan dengan Roh Kudus?
1. The less the noise, the clearer the voice
Coba kita perhatikan dengan seksama, seringkali telinga rohani kita dikelilingi oleh kebisingan yang ada di sekelilingnya. Seperti emotional dan spiritual noises. Tidak mau mengampuni, tidak mau mendengar kata Tuhan, lebih dengar apa kata orang, keranjingan media sosial, kesenangan sementara karena lagi BT. 
Tanpa kita sadari sebenarnya kita sedang menutupi suara Roh Kudus dalam kehidupan kita. Kita menjadikan hidup kita sebagai pelarian, kalau lagi BT maunya shopping, lagi BT maunya pergi ke gym. Kita tidak perlu cari keluar, carilah ke dalam. Other noise apa yang menghalangi kita untuk mendengarkan suara Roh Kudus ?
Kebisingan apa yang menghalangi Roh Kudus untuk bicara sama kita?
Kalau tidak pernah mendengar suara Roh Kudus itu berarti ada sesuatu dengan kita / bisa dibilang kita tidak normal, karena Roh Kudus itu sangat dekat dengan kita. Kita harus jadikan mendengar suara Roh Kudus sebagai kebiasaan / habit dalam hidup kita

Matius 11:28
(28) Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Lukas 10:38-42
(38) Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
(39) Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
(40) sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
(41) Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
(42) tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."


Jangan sampai apa yang kita perbuat untuk Tuhan (pelayanan) menjadi noise kita untuk mendengarkan suara Tuhan. Semakin sering kebiasaan kita untuk menyimpan noise, kita akan membuat diri sendiri menjadi khawatir, menyusahkan diri sendiri dan menyimpan banyak perkara.
 
Yeremia 29:13-14
(13) apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,
(14) Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu.


2. The more the yielding the more the leading
Yield - give way, give space, make room for the HOLY SPIRIT.
Galatia 5:16
(16) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. 

Roh Kudus akan mengatakan untuk mengubah kebiasaan. Tuntunan RK dimulai dari ketika kita menyerahkan kendali kepada Roh Kudus.
Banyak masalah dan tantangan yang kita alami itu adalah karena kita tidak menyerahkan diri kepada Roh Kudus.
The bigger the yielding, makin sering kita serahkan hidup kita kepada Roh Kudus, kita makin ketagihan. 

Matius 11:28-30
(28) Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
(29) Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
(30) Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.


Berikan ruang lebih besar bagi Roh Kudus. Led by the spirit jadikan lifestyle.

Yehezkiel 36:26-28
(26) Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
(27) Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
(28) Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu dan kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu.
 
Filipi 2:13
(13) karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Bocah dan Perampok


Moore adalah seorang dokter terkenal dan dihormati, melalui tangannya sudah tak terhitung nyawa yang diselamatkan, dia tinggal disebuah kota tua di Prancis. 20 tahun yang lalu dia adalah seorang narapidana, kekasihnya mengkhianati dia lari kepelukan lelaki lain, karena emosinya dia melukai lelaki tersebut, maka dia dari seorang mahasiswa di universitas terkenal menjadi seorang narapidana, dia dipenjara selama 3 tahun.

Setelah dia keluar dari penjara, kekasihnya telah menikah dengan orang lain, karena statusnya sebagai bekas narapidana menyebabkannya ketika melamar pekerjaan menjadi bahan ejekan dan penghinaan. 

Dalam keadaan sakit hati, Moore memutuskan akan menjadi perampok. Dia telah mengincar di bagian selatan kota ada sebuah rumah yang akan menjadi sasarannya, para orang dewasa dirumah tersebut semuanya pergi bekerja sampai malam baru pulang kerumah, didalam rumah hanya ada seorang anak kecil buta yang tinggal sendirian.

Dia pergi kerumah tersebut mencongkel pintu utama membawa sebuah pisau belati, masuk kedalam rumah, sebuah suara lembut bertanya, “Siapa itu?” Moore sembarangan menjawab, “Saya adalah teman papamu, dia memberikan kunci rumah kepadaku.”

Anak kecil ini sangat gembira, tanpa curiga berkata, “Selamat datang, namaku Kay, tetapi papaku malam baru sampai ke rumah, paman apakah engkau mau bermain sebentar dengan saya?” Dia memandang dengan mata yang besar dan terang tetapi tidak melihat apapun, dengan wajah penuh harapan, di bawah tatapan memohon yang tulus, Moore lupa kepada tujuannya, langsung menyetujui.

Yang membuat dia sangat terheran-heran adalah anak yang berumur 8 tahun dan buta ini dapat bermain piano dengan lancar, lagu-lagu yang dimainkannya sangat indah dan gembira, walaupun bagi seorang anak normal harus melakukan upaya besar sampai ke tingkat seperti anak buta ini.

setelah selesai bermain piano anak ini melukis sebuah lukisan yang dapat dirasakan didalam dunia anak buta ini, seperti matahari, bunga, ayah-ibu, teman-teman, dunia anak buta ini rupanya tidak kosong, walaupun lukisannya kelihatannya sangat canggung, yang bulat dan persegi tidak dapat dibedakan, tetapi dia melukis dengan sangat serius dan tulus.

“Paman, apakah matahari seperti ini?” Moore tiba-tiba merasa sangat terharu, lalu dia melukis di telapak tangan anak ini beberapa bulatan, “Matahari bentuknya bulat dan terang, dan warnanya keemasan.”

“Paman, apa warna keemasan itu?” dia mendongakkan wajahnya yang mungil bertanya, Moore terdiam sejenak, lalu membawanya ketempat terik matahari, “Emas adalah sebuah warna yang sangat vitalitas, bisa membuat orang merasa hangat, sama seperti kita memakan roti yang bisa memberi kita kekuatan.”

Anak buta ini dengan gembira dengan tangannya meraba ke empat penjuru, “Paman, saya sudah merasakan, sangat hangat, dia pasti akan sama dengan warna senyuman paman.” Moore dengan penuh sabar menjelaskan kepadanya berbagai warna dan bentuk barang, dia sengaja menggambarkan dengan hidup, sehingga anak yang penuh imajinatif ini mudah mengerti. Anak buta ini mendengar ceritanya dengan sangat serius, walaupun dia buta, tetapi rasa sentuh dan pendengaran anak ini lebih tajam dan kuat daripada anak normal, tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat.

Akhirnya, Moore teringat tujuan kedatangannya, tetapi Moore tidak mungkin lagi merampok. Hanya karena kecaman dan ejekan dari masyarakat dia akan melakukan kejahatan lagi, berdiri di hadapan Kay dia merasa sangat malu, lalu dia menulis sebuah catatan untuk orang tua Kay,

“Tuan dan nyonya yang terhormat, maafkan saya mencongkel pintu rumah kalian, kalian adalah orang tua yang hebat, dapat mendidik anak yang demikian baik, walaupun matanya buta, tetapi hatinya sangat terang, dia mengajarkan kepada saya banyak hal, dan membuka pintu hati saya.”

Tiga tahun kemudian, Moore menyelesaikan kuliahnya di universitas kedokteran, dan memulai karirnya sebagai seorang dokter.

Enam tahun kemudian, dia dan rekan-rekannya mengoperasi mata Kay, sehingga Kay bisa melihat keindahan dunia ini, kemudian Kay menjadi seorang pianis terkenal, yang mengadakan konser ke seluruh dunia, setiap mengadakan konser, Moore akan berusaha menghadirinya, duduk disebuah sudut yang tidak mencolok, mendengarkan music indah menyirami jiwanya yang dimainkan oleh seorang pianis yang dulunya buta.

Refleksi:
Ketika Moore mengalami kekecewaan terhadap dunia dan kehidupannya, semangat dan kehangatan Kay kecil yang buta ini yang memberikan kehangatan dan kepercayaan diri kepadanya, Kay kecil yang tinggal didalam dunia yang gelap, sama sekali tidak pernah putus asa dan menyia-nyiakan hidupnya, dia membuat orang menyadari betapa besar vitalitas dalam hidup ini, vitalitas dan semangat ini menyentuh ke dasar hati Moore.

Cinta dan harapan akan dapat membuat seseorang kehilangan niat melakukan kejahatan, sedikit harapan mungkin bisa menyembuhkan seorang yang putus asa, atau bahkan bisa mengubah nasib kehidupan seseorang atau kehidupan banyak orang, seperti Moore yang telah membantu banyak orang, ketika mengalami putus asa maka bukalah pintu hatimu, maka cahaya harapan akan menyinari hatimu.

Source: renunganhidup.com

Tuesday, March 7, 2017

12 Tips untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri


Menjadi salah seorang Entrepreneur merupakan salah satu impian saya. Dalam menjalani bisnis Wedding Organizer, dibutuhkan untuk selalu bertemu dengan orang-orang yang baru dengan berbagai macam kepribadian. Ada yang menyenangkan ada pula yang kurang menyenangkan, bertemu dengan orang-orang pendiam hingga yang bawel banget hahaha. 

Awalnya tidaklah mudah untuk bisa cepat berbaur dan bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang lain. Karena saya memiliki latar belakang pendiam dan tidak percaya diri.

Melawan rasa percaya diri itu sebenarnya tidaklah terlalu sukar, asal kita mau berusaha.
Berikut ini saya share 12 cara ampuh untuk meningkatkan rasa percaya diri, di kutip dari tipspengembangandiri.com:

1. Ingatlah kepada Tuhan

Tak bisa dipungkiri, masalah demi masalah datang bertubi-tubi di kehidupan kita. Masalah-masalah tersebut sering membuat kita kehilangan percaya diri dalam menjalani hidup. Untuk mengembalikan rasa percaya diri tersebut, cara paling mudahnya adalah dengan menjalin hubungan kembali dengan Tuhan, Sang Pencipta kita. 
Karena dengan mengingatNya, Anda akan yakin dan optimistis bisa menjalani kerasnya hidup. Selain itu, Anda memiliki backing maha kuat yang akan membantu Anda dalam setiap kesulitan sehingga hati Anda akan tentram.
Jadi, jika Anda merasa tidak percaya diri dalam menghadapi sesuatu, ingatlah bahwa Tuhan menciptakanmu istimewa dan kamu spesial di mataNya.

2. Perbaiki penampilan

Terkadang, rasa kurang diri disebabkan oleh penampilan. Oleh karena itu, untuk membangun rasa percaya diri Anda, perbaiki penampilan Anda.
Sebagai contoh, jika Anda seorang laki-laki yang hendak bertemu wanita, tata rambut Anda dengan rapi, misalnya dengan menggunakan jelly. Jika diperlukan, pergi ke salon untuk mencukur atau merapikan rambut Anda.
Tidak hanya berhenti di rambut. Anda bisa juga mewangikan tubuh Anda dengan menggunakan deodoran atau parfum. Selain itu, gunakan juga baju yang rapi dan pakai ikat pinggang agar celana Anda tidak kedodoran.

3. Hentikan pikiran negatif

Kurang percaya diri bisa disebabkan oleh pikiran negatif. Beberapa di antaranya yang mungkin Anda miliki adalah adalah:
  • Merasa diri sendiri tidak berharga
  • Takut ditolak
  • Takut salah dengan apa yang akan dilakukan
  • Takut direndahkan atau diremehkan orang lain
  • Merasa diri lebih rendah dari orang lain
  • Merasa akan ditertawakan orang lain
Anda harus menghentikan pikiran negatif karena akan memenjarakan Anda dalam krisis kepercayaan diri. Cara mudahnya adalah dengan mengafirmasi, yaitu mengubah pikiran negatif menjadi pikiran positif atau sesuatu yang Anda maui.
Contoh afirmasi untuk pikiran-pikiran negatif di atas adalah:
  • Saya adalah orang berharga karena sama-sama ciptaan Tuhan
  • Penolakan adalah hal lumrah sehingga saya harus mencobanya
  • Kesalahan adalah tanda orang sedang belajar
  • Orang lain akan menghargai saya karena saya menghargai mereka juga
  • Membuat orang lain tertawa itu lebih baik daripada membuat orang lain sedih

4. Identifikasi SATU kelebihan kunci Anda

Persaingan adalah hal penting untuk meningkatkan kualitas Anda. Agar Anda percaya diri menghadapi persaingan tersebut, Anda seyogianya mengetahui apa kelebihan Anda dibanding pesaing Anda.
Oleh karena itu, mulai sekarang identifkasi SATU kelebihan kunci Anda sehingga Anda fokus dan menjadi ahli di bidangnya. Dengan menjadi ahli di bidangnya, Anda akan percaya diri dan tidak takut lagi dengan pesaing Anda.
Sebagai contoh, jika Anda sekarang bergelut di dunia social media marketing, tentukan satu kelebihan Anda. Cukup satu. Itu bisa Facebook marketing, Twitter marketing, atau Instagram marketing.

5. Baca buku

Buku adalah gudang ilmu. Meskipun sekarang ini banyak informasi gratis bertebaran di internet, buku memiliki sejumlah manfaat yang tidak ada di informasi gratis tersebut. Dengan membaca buku bermutu, wawasan dan pengetahuan Anda akan meningkat sehingga meningkat pula kepercayaan diri Anda.
Sebagai contoh, saya ingin menguasai copywriting yaitu teknik menulis naskah untuk mempromosikan produk, jasa, atau ide. Saya membeli sejumlah buku tentang copywriting di Amazon.
Saya lantas membaca prinsip-prinsip copywriting dan menerapkannya pada postingan blog saya, halaman penjualan ebook saya, dan ebook yang sedang saya tulis.
Bukan takabur atau sombong. Dengan membaca buku copywriting tersebut, saya berani bersaing dengan jago-jago copywriting Indonesia.

6. Sapa orang yang baru dikenal

Berada di orang-orang yang baru dikenal sangat tidak nyaman. Triknya adalah menyapa mereka duluan sehingga mencairkan suasana.
Sebagai contoh, Anda menghadiri rapat orang tua siswa di sekolah anak Anda. Anda bisa menyapa beberapa orang tua siswa atau guru dengan mengucapkan asalamualaikum, hai, atau halo apa kabar.
Dengan menyapa duluan, Anda mencairkan suasana dan berusaha memberi kesan pertama yang positif. Anda pun tidak akan merasa sendirian atau dikucilkan. Yang penting lagi, Anda memiliki teman baru.

7. Lakukan persiapan sebaik mungkin

Anda sering gugup saat presentasi? Stres menghadapi wawancara kerja? Percaya atau tidak, kuncinya terletak di persiapan.
Saya tidak bohong kepada Anda. Seperti yang saya tulis di pendahuluan, saya bukanlah jago presentasi. Penyebab utama ketidakpercayadirian saya saat melakukan presentasi adalah kurangnya persiapan.
Mengapa? Karena saya sering membuat presentasi satu malam sebelum presentasi dilakukan.
Namun, saya telah berubah dengan mempersiapkan diri dan materi sebaik mungkin. Hasilnya, saya membawakan materi presentasi lebih baik dari waktu ke waktu.
Seperti apa persiapannya? Katakanlah saya akan mempresentasikan materi tentang content marketing minggu depan. Persiapan yang akan saya lakukan adalah:
  • Meriset referensi online tentang content marketing. Ini meliputi statistik, prinsip, teknik, dan studi kasus content marketing
  • Melakukan curah ide (brainstorming) untuk materi yang akan saya bawakan dengan menggunakan teknik Mind Map
  • Membuat slide presentasi dan menyelesaikannya dua hari sebelum pelaksanaan
  • Latihan presentasi minimal 3 kali
  • Menonton video Youtube dari beberapa pembicara favorit saya, misalnya video Amit Singhal tentang Google berusia 15 tahun
  • Memvisualisasikan ketika saya melakukan presentasi tersebut. Saya juga membayangkan bagaimana saya menyampaikan presentasi dan respons peserta

8. Terapkan teknik “Jika-Maka”

Teknik “Jika-Maka” ini sederhana, namun hasilnya sangat efektif. Mengapa? Karena Anda mempersiapkan sesuatu bila situasi dan kondisi tidak sesuai yang Anda harapkan, sebaik apa pun Anda melakukan persiapan.
Sebagai contoh, jika Anda akan bertemu teman kencan Anda untuk kali pertama, penerapan teknik “Jika-Maka” antara lain:
  • Jika saya gugup saat bertemu si dia, maka saya akan ke toilet sebentar untuk menenangkan diri
  • Jika si dia sibuk dengan telepon genggamnya, maka saya akan memancingnya dengan pembicaraan ringan
  • Jika si dia berbicara tentang topik yang saya tidak ketahui, maka saya akan menjadi pendengar yang baik
Dengan menerapkan teknik “Jika-Maka”, Anda akan tahu tindakan yang mesti dilakukan jika sesuatu terjadi tidak sesuai harapan Anda. Dengan kata lain, Anda tidak akan blank.

9. Tetapkan sasaran kecil untuk meraih sasaran besar

Anda menetapkan sasaran besar? Itu tidak salah.
Mungkin berbeda dengan Anda, saya lebih suka menetapkan sasaran kecil terlebih dahulu sebelum meraih sasaran besar. Setelah saya meraih sasaran kecil, saya percaya diri meraih sasaran besar.
Sebagai contoh, saya jarang berolahraga. Jika saya menetapkan sasaran berlari 30 menit sebanyak 3x dalam seminggu, saya akan “lumpuh” sebelum bertindak. Banyak alasan yang akan menghindarkan saya dari meraih sasaran tersebut.
Solusinya adalah saya menetapkan sasaran push up satu kali setiap hari dan meraihnya. Setelah saya berhasil melakukan push up setiap hari, saya meningkatkannya dengan jalan kaki 5.000 langkah dalam seminggu.
Kesuksesan kecil tersebut memberikan motivasi dan menaikkan rasa percaya diri saya dalam meraih sasaran berlari 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

10. Bandingkan Anda dengan diri sendiri

Cara lain untuk membangkitkan rasa percaya diri adalah tidak membandingkan diri Anda dengan orang lain. Mengapa? Karena orang lain akan terus memiliki kelebihan dibanding Anda sehingga bisa menghilangkan percaya diri Anda.
Solusinya? Bandingkan Anda dengan diri sendiri apa adanya.
Sebagai contoh, jika tahun sebelumnya Anda tidak berolahraga dan sekarang melakukan satu kali push up setiap hari, maka Anda sedang menuju kesuksesan.
Ingat, kesuksesan akan menggulirkan kesuksesan lain sehingga Anda lebih percaya diri menjalani hidup yang Anda rasa keras ini.

11. Bersyukur

Mensyukuri apa yang Anda miliki dan bagaimana kondisi Anda sekarang akan membangun rasa percaya diri Anda. Mengapa? Karena dengan bersyukur, Anda akan terhindar dari stres dan perasaan negatif lain.
Sebagai contoh, Anda bersyukur masih bisa makan hari ini, menghirup udara, memiliki pekerjaan, dan sebagainya.

12. Berdoa sebelum memulai sesuatu

Berdoa sebelum memulai sesuatu bisa juga membantu Anda melejitkan rasa percaya diri Anda. Hal ini karena doa akan membuat Anda mengingat Tuhan YME dan berharap lindungan-Nya dalam setiap langkah Anda.
Sebagai contoh, jika Anda seorang muslim, ucapkan doa keluar rumah sebelum bepergian. Bagaimana jika Anda tidak tahu doa-doa? Pelajari doa-doa sehari-hari, dan kalau masih belum bisa, ucapkan bismillah saja.
Kepercayaan diri bukanlah genetik, melainkan keterampilan yang bisa dipelajari dan ditingkatkan. Jika Anda sekarang kurang percaya diri, triknya adalah mencari akar penyebab mengapa Anda tidak percaya diri dan berusaha sekuat tenaga mengatasi penyebab tersebut.
Cobalah satu atau beberapa cara yang saya jelaskan di atas untuk menghilangkan penyebab tersebut sehingga Anda bisa percaya diri.

Thursday, March 24, 2016

Musim Kehidupan


Setiap musim di hidup kita memiliki keindahan apabila kita dapat melihat tujuan dari musim itu (Pengkothbah 3:1,2,11). Dalam keadaan sulit pun sesungguhnya Tuhan memiliki rancangan. Tidak ada yang kebetulan! Dia memiliki maksud dalam segala hal. Ada musim untuk menabur dan ada musim untuk menuai.
Musim Menanam

1. Menggemburkan tanah
Seorang petani yang hendak menanam harus terlebih dahulu menggemburkan tanah. Dalam musim ini, kita harus menyingkirkan segala hal yang menghambat kita bertumbuh, seperti kekerasan hati kita, kepahitan, serta kekhawatiran. Kekhawatiran membuat kita menjadi seorang yang ingin mengendalikan segala sesuatu, termasuk orang lain. Kita harus belajar mengijinkan Tuhan bekerja.

2. Melepaskan benih
Saat kita melepaskan benih, kita mungkin merasa kehilangan. Kita harus merelakan benih itu ditanam meskipun kita tidak merasa nyaman. Kita harus menunggu benih itu bertumbuh. Bersabarlah dan jangan ambil jalan pintas! Belajarlah dari Daud yang meskipun memiliki kesempatan untuk mempercepat perjalanannya menjadi raja, tetap memilih untuk tidak memaksakan waktunya (1 Samuel 24:4-8). Ada waktu-waktu di mana kita harus menunggu dan tidak memaksakan sesuatu terjadi.

Musim Pertumbuhan
1. Jagalah telinga dari perkataan negatif!
Saat pertumbuhan terjadi namun buah belum muncul, akan banyak tanggapan yang mungkin negatif dari sekitar kita. Komentar mulai bermunculan karena perubahan di diri kita. Berhentilah untuk menyenangkan hati semua orang.

2. Fokus pada Firman Tuhan!
Saat banyak tekanan dari sekitar kita, yang perlu kita lakukan adalah berpegang teguh pada Firman Tuhan (Mazmur 1:1).

Musim Menuai
1. Jangan berfokus pada diri sendiri!
Jika kita ingin menuai, mulailah untuk tidak berpusat pada kepentingan kita sendiri.

2. Tetaplah berbuat baik! (Galatia 6:9)
Masalah dapat menghentikan kita sementara, namun diri kita sendirilah yang dapat menghentikan kita selamanya.

Saat kita dengan setia menanti, kita akan mendapatkan tuaian: (Mazmur 105:17-23)
1. Identitas baru
2. Otoritas baru
3. Persediaan baru
4. Hikmat yang baru
5. Hubungan yang baru

Mulailah berbuat baik di keluarga Anda lebih dahulu, lalu pada komunitas Anda, dan akhirnya pada semua orang! Dunia ini membutuhkan kita! Contoh yang jelas dapat kita lihat pada Yusuf yang dijuluki Zafnat-Paaneah oleh dunia, yang berarti Tuhan hidup, Tuhan berbicara! (Kejadian 41:45)

Oleh: Ps.Markus Simanjuntak


http://bacakotbah.blogspot.co.id/2010/04/ms-berkat-di-setiap-musim-kehidupan.html

Sunday, March 20, 2016

Tempat Untuk Tuhan


Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (Matius 19:21)

Muda kaya raya, tua bahagia, mati masuk surga. Begitu mungkin keinginan orang muda yang bertemu Yesus dalam bacaan di atas. Hasilnya? Mengejutkan. Orang muda tersebut harus pulang dengan kecewa. Ada beberapa hal yang dapat direnungkan dari kisah di atas.


Pemuda itu menyangka perbuatan baik dapat mengantarnya masuk surga (ay. 16). Kita mungkin memaklumi pemahamannya itu karena Yesus belum menunjukkan kebangkitan-Nya. Yesus kemudian memerintahkan agar anak muda itu mematuhi semua perintah Tuhan dan menguraikan apa yang ada dalam hukum Taurat. Dengan bijak Yesus ingin menunjukkan bahwa mematuhi hukum Taurat saja tidak cukup, tetapi diperlukan kepasrahan sepenuhnya kepada Tuhan dengan menjadi orang baru (“jual segala milikmu”, ay. 21). Mendengar penjelasan itu, si pemuda harus pergi dengan sedih sebab banyak hartanya (ay. 22). Orang muda yang kaya ini belum dapat melepaskan kelekatannya terhadap harta dunia. Ia belum dapat menempatkan Tuhan sebagai yang utama mengatasi kekayaannya. Alhasil, Yesus pun berkata bahwa orang kaya sukar masuk Kerajaan Surga (ay. 23). Ia tidak menguasai kekayaannya, melainkan malah dibelenggu oleh kekayaan itu.

Tidak ada yang salah jika kita dipercaya memiliki sejumlah besar kekayaan. Masalahnya, apakah kekayaan tersebut mengikat kita sehingga menggantikan posisi Tuhan dalam hidup kita? Sediakan tempat yang utama untuk Tuhan dalam hidup kita, maka kita tidak akan diperhamba oleh hal-hal yang sementara seperti kekayaan.

KEKAYAAN YANG FANA BISA JADI MERINTANGI KITA
MERAIH KEKAYAAN YANG KEKAL

Dia Mengenalku


Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya. (Mazmur 139:16)

USG adalah alat berteknologi canggih yang memungkinkan kita melihat janin di dalam kandungan. Berbagai informasi yang kita perlukan tentang pertumbuhan janin dapat diketahui: mendengar detak jantung, mengukur lingkar kepala atau badan, mengukur panjang tulang, mengetahui jenis kelamin dan sebagainya. Alhasil, keadaan jabang bayi yang dulu merupakan misteri kini bisa disaksikan melalui layar monitor khusus.


Mata Tuhan lebih tajam dan lebih akurat dibandingkan dengan USG tercanggih mana pun. Tuhan bahkan melihat pertemuan sel sperma ayah dan sel telur ibu jauh sebelum USG mampu mendeteksi kehadiran embrio. Dia bukan hanya mampu melihat bentuk dan rupa manusia di dalam rahim, melainkan mengetahui pula dengan pasti seluruh jalan kehidupan setiap orang. Oleh sebab itu, tidak ada seorang pun yang benar-benar mengenal kita selain Tuhan. Dia tahu persis apa yang kita lakukan, kita alami, dan kita rasakan sejak sebelum dilahirkan hingga menutup mata kelak. Konsekuensi pemahaman ini paling tidak ada dua. Pertama, kita tidak bisa lari dan bersembunyi dari hadapan-Nya (ay. 7-12). Kedua, kita bisa merasa tenang, tidak perlu khawatir Dia akan salah memahami keadaan kita (ay. 2-4).

Karena Tuhan mengenal kita dengan sebenar-benarnya, kita tidak perlu guncang karena sikap orang lain yang keliru memahami, melecehkan, atau memfitnahkan hal-hal yang jahat kepada kita. Sebaliknya, kita bisa menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan yang maha menyelidiki.

ORANG YANG TERDEKAT SEKALIPUN BISA SALAH MEMAHAMI KITA,
TETAPI TUHAN TIDAK PERNAH

Pengendali Masa Depan


… Tetapi tanpa perbuatan tangan manusia, ia akan dihancurkan. (Daniel 8:25)

Kadang hati kita galau kala menatap masa depan. Memang manusiawi, karena kita sama sekali tidak tahu apa yang bakal terjadi pada masa depan kita, baik bagi kehidupan pribadi maupun kehidupan bergereja dan bernegara. Ketidaktahuan itu bisa jadi memunculkan rasa gelisah, takut, dan khawatir.


Demikian pula dengan Daniel. Penglihatan dalam pasal 8 ini membuat Daniel gelisah, lelah, dan akhirnya jatuh sakit. Mungkin penglihatan itu begitu membebani hatinya. Meskipun telah mendapatkan penjelasan dari malaikat Gabriel, ia tidak dapat memahami penglihatan itu sepenuhnya. Lalu, mengapa Tuhan menyatakan penglihatan itu kepadanya? Nubuat ini mengingatkan kita orang beriman tentang sepak terjang si jahat, yang terus berupaya menghancurkan hidup kita. Namun, masa depan kita tetap berada di dalam kendali Allah. Kemenangan seolah berpihak pada si jahat, tetapi pada akhirnya Tuhan akan menghancurkan musuh-Nya (ay. 25).

Kisah orang beriman yang mengalami penindasan bukanlah cerita baru lagi buat kita. Mungkin saat ini pun banyak di antara kita yang tengah mengalami penderitaan karena iman: dikucilkan, karier dihambat, dilarang beribadah, bahkan disingkirkan. Namun, kita memperoleh penghiburan ketika menyadari bahwa semua itu terjadi atas sepengetahuan Tuhan. Bila kita mengalami penindasan atau penderitaan karena iman, Allah tetap memegang kendali. Peristiwa yang semula tampak buruk itu pada akhirnya akan mendatangkan kemuliaan bagi-Nya dan kebaikan bagi umat-Nya.

SIAPAKAH YANG DAPAT MENGHENTIKAN ORANG BENAR?
SEMAKIN MEREKA DIHAMBAT, SEMAKIN MEREKA MERAMBAT

Dewasa Dalam Kristus




Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan bahwa kamu manusia duniawi dan hidup secara manusiawi? (1 Korintus 3:3)

Seseorang akan dianggap sudah dewasa, ketika menginjak usia tujuh belas tahun. Nah, bagaimana dengan orang yang sudah menjadi Kristen selama tujuh belas tahun? Dapatkah ia langsung dianggap sudah dewasa rohani? Jawabannya: tidak. Kedewasaan rohani seseorang bukan ditentukan dari berapa lama ia sudah menjadi Kristen. Bukan ditentukan dari berapa tinggi jabatannya di gereja. Bukan pula ditentukan dari kesibukannya dalam pelayanan.


Banyak hal dapat dijadikan alat ukur kedewasaan rohani, namun bukan hal-hal seperti di atas. Bagaimana alat ukur yang dipakai Rasul Paulus untuk jemaat di Korintus? Rasul Paulus menilai jemaat di Korintus belum dewasa dalam Kristus (ay. 1b). Alasannya, di antara mereka ada iri hati. Ada juga perselisihan antara mereka yang mengaku dari golongan Paulus dan mereka yang mengaku dari golongan Apolos. Hal itu menunjukkan bahwa mereka masih manusia duniawi dan masih hidup secara manusiawi (ay. 3-4). Ternyata, kedewasaan rohani seorang Kristen antara lain ditentukan dari sikapnya dalam menjalani kehidupan dengan sesama. Jika masih ada iri hati dan perselisihan, sebenarnya ia belum dewasa dalam Kristus.

Lupakan, berapa lama kita sudah menjadi Kristen. Lupakan, berapa tinggi jabatan kita di gereja. Lupakan juga, kesibukan kita dalam pelayanan. Baiklah kita melihat keadaan kita dengan saksama. Jika ada iri hati dan perselisihan, sesungguhnya kita belum dewasa dalam Kristus. Kita tidak lebih dari seorang anak yang masih harus menerima susu.

APAKAH ANDA DEWASA DALAM KRISTUS? ATAU ‘MERASA’ DEWASA DALAM KRISTUS?